Sungguh telah cukup bagiku kepuasan dan ketenanganku bahwa Penciptaku Maha Mengetahui segala permintaanku dan usahaku..
Maka doa-doa dan jeritan hatiku sebagai (saksiku atas kefakiranku di hadapan kewibaan-Mu)
Maka demi rahasia kefakiranku (di hadapan kewibaan-Mu) aku selalu memohon (pada-Mu) di saat kemudahan dan kesulitanku
Aku adalah hamba yang kebangganku adalah dalamnya kemiskinanku dan besarnya kebutuhanku pada-Mu
Sungguh telah cukup bagiku kepuasan dan ketenanganku bahwa Penciptaku Maha Mengetahui segala permintaanku dan usahaku..
Wahai Tuhanku wahai yang memiliki diriku, Engkau Maha mengetahui bagaimana keadaanku
Dan dari segala yang memenuhi hatiku dari kegundahan dan kesibukanku hingga terlupakan dari mengingat-Mu
Maka ulurkanlah bagiku kasih sayang dariMu wahai raja dari segenap para raja
Wahai Yang Maha Pemurah Dzatnya, tolonglah aku dengan pertolongan yang datang sebelum sirna kemampuanku dalam bersabar
Sungguh telah cukup bagiku kepuasan dan ketenanganku bahwa Penciptaku Maha Mengetahui segala permintaanku dan usahaku..
Wahai Yang Maha cepat mendatangkan pertolongan, temukan kami dengan pertolonganMu yang mendatangi kami dengan segera
Pertolongan yang merubuhkan segala kesulitan, dan mendatangkan segala yang kami harap harapkan
Wahai yang Maha Dekat, Wahai yang Maha Menjawab segala rintihan, Wahai Yang Maha Mengetahui, Wahai Yang Maha Mendengar
Sungguh aku telah benar-benar meyakini kelemahan dan ketidakmampuanku, kerendahan dan keluluhanku
Sungguh telah cukup bagiku kepuasan dan ketenanganku bahwa Penciptaku Maha Mengetahui segala permintaanku dan usahaku..
Aku masih tetap berdiri di gerbangMu, maka kasihanilah aku yang masih terus menunggu
Dan di lembah anugerah kasih sayangMu aku berdiam maka abadikanlah keadaanku ini
Maka bersangka baik padaMu adalah hal yang mesti bagiku, sangka baik atasMU adalah pakaian dan janjiku
Dan hal itulah (sangka baik padaMu) yang menjadi penenangn hatiku dan selalu (sangka baik padaMu) menemaniku sepanjang siang dan malam
Sungguh telah cukup bagiku kepuasan dan ketenanganku bahwa Penciptaku Maha Mengetahui segala permintaanku dan usahaku..
Segala kebutuhan dalam diriku Wahai Penciptaku maka selesaikanlah, Wahai sebaik baik yang menyelesaikan kebutuhan
Dan tenangkanlah ruhku dan sanubariku dari gejolak dan gemuruhnya (nafsu, kemarahan, kesedihan, kebingungan dan penyakit penyakit hati)
Agar hatiku dan ruhku selalu dalam ketentraman dan kedamaian dalam apa yang telah Engkau ridhoi
Maka kegembiraan dan kebahagiaan menjadi keadaanku selalu dan menjadi lambang kehidupanku dan selubung perhiasanku
Sungguh telah cukup bagiku kepuasan dan ketenanganku bahwa Penciptaku Maha Mengetahui segala permintaanku dan usahaku..
*Qasidah favoritku, memiliki berbagai kisah dibaliknya. Mungkin bisa kuceritakan sedikit.
continue reading QOD KAFAANI, Sebuah syair kepasrahan diri