Recent Posts

Selasa, 18 Maret 2014

Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita

Di tengah hiruk pikuk persiapan menghadapi TKD yang katanya masih "dalam waktu dekat" ini, aku sempatkan untuk membaca e-book materi TWK tentang “Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara” yang diterbitkan langsung oleh MPR RI. Tiba-tiba terbesit dalam benakku untuk membuka kembali folder-folder memori jaman SD dulu. Tentu sudah tak asing lagi bagi kita mendengar kata "Pancasila". Masih ingat bukan? Saat upacara bendera setiap hari Senin, tak pernah ketinggalan lima sila ini kita bacakan. Ya, mungkin saat itu aku hanyalah anak usia 8 tahunan yang lagi "gemawok" (senang-senangnya) memamerkan hafalan di depan guru-guru dan peserta upacara. Pancasila saat itu hanya sebatas ucapan di bibir saja, tanpa kupahami apa yang sebenarnya aku hafalkan itu. Namun seiring bertambahnya usia dan jenjang pendidikan yang kutempuh, barulah aku sadar bahwa ternyata yang dulu aku hafalkan itu adalah sesuatu yang mempunyai nilai sangat besar dan bukan hal yang sembarangan. Ia adalah buah pikir dan hasil kerja keras dari para pendahulu kita. 
Coba sejenak kita bayangkan kembali situasi Mei-Juni 68 tahun silam. Saat dimana para Bapak Bangsa berusaha keras memeras otak dan tenaga untuk merumuskan bagaimana Indonesia Merdeka. Apa yang akan menjadi dasar negara kita jika nanti Merdeka? Cukupkah sampai pada kata "Merdeka" yang terus menerus digaungkan kaum muda? Hmmm rupanya tidak. Para Pendiri Bangsa ini bertindak penuh pertimbangan.
continue reading Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita
Agustina Fauziyah. Diberdayakan oleh Blogger.