Suatu ketika seorang Ayah tengah
mewasiatkan sesuatu kepada anak-anaknya.
“Anakku, sebelum aku meninggal.
Aku ingin memberi kalian sesuatu. Coba ambilkan dua buah kantong yang ada di
atas lemari itu!”
Lalu si bungsu pun bergegas
mengambil dua buah kantong yang dimaksud dan menyerahkan kepada ayahnya.
“Dua kantong ini untuk kalian
setelah aku meninggal nanti. Di dalamnya berisi uang, satu kantong berisi uang
halal dan satunya berisi uang haram.”
![]() |
| pic from bisniskeuangan.kompas.com |
Belum sempat melanjutkan
kata-katanya, lelaki itu menarik nafas panjang dan akhirnya meninggal dunia.
Keesokan harinya, setelah selesai mengurusi jenazah ayahnya, si Sulung pun
berinisiatif untuk membagi uang yang diberikan ayahnya. Namun dia tidak ingin
uang yang dibagikan itu tercampuri dengan uang haram. Maka dari itu, untuk
mengetahui yang mana uang halal dan mana yang haram, Ia melakukan sebuah
eksperimen. Dipanggilnya dua anak kecil yang berbeda perangainya. Anak pertama
adalah anak yang baik dan sholih, sedangkan anak kedua adalah anak yang nakal
dan tidak pernah mau sholat. Ia meyakini bahwa anak kecil yang belum baligh
masih terbebas dari dosa sehingga hasil eksperimen nanti lebih objektif.
