You are beautiful, beautiful, beautiful
Kamu cantik, cantik, dari hatimu..
Sepenggal syair sebuah lagu yang dinyanyikan oleh salah satu girlband Indonesia ini mengawali tulisanku pagi ini. CANTIK, menjadi sebuah tolak ukur untuk tingkat ke-Pede-an seseorang. Ya, ini kisah dari seorang teman yang dia merasa minder karena merasa kurang cantik. Padahal cantik itu relative, bukan? Meski demikian tak dipungkiri juga bahwa cantik menjadi salah satu indicator untuk dipilih sebagai istri. Sebagaimana disebutkan dalam salah satu hadist Rasulullah saw yang mengisyaratkan criteria wanita yang baik untuk dinikahi yaitu karena agamanya, nasabnya, hartanya dan kecantikannya. Tapi yang paling baik dipilih adalah karena AGAMA nya. Dan lagi – lagi saya ingatkan, cantik itu “relative”, beda orang beda pandangan. J
Dan menurut pandangan saya, cantik itu tak harus “cantik”. Nahloh, apa maksudnya ya? Haha..
get slow Guys, maksudnya.. karena “cantik” pada masa sekarang ini sudah didefinisikan lebih ke masalah fisik. Padahal fisik itu kan bukan kita yang minta, Allah SWT-lah yang menciptakan kita dengan bentuk yang berbeda-beda. Tapi ingatlah firman-Nya dalam surat At-Tiin ayat 4, “sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”. Nah tuh dengerin baik-baik kata “sebaik-baiknya”.
get slow Guys, maksudnya.. karena “cantik” pada masa sekarang ini sudah didefinisikan lebih ke masalah fisik. Padahal fisik itu kan bukan kita yang minta, Allah SWT-lah yang menciptakan kita dengan bentuk yang berbeda-beda. Tapi ingatlah firman-Nya dalam surat At-Tiin ayat 4, “sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”. Nah tuh dengerin baik-baik kata “sebaik-baiknya”.
Coba renungkan sejenak!
Mungkin selama ini kita menganggap diri kita paling jelek, mana jerawat dimana-mana ada, lalu menjadikan kita minder. Hey Guys, emangnya kalo kita sekolah, yang dinilai tuh berapa banyaknya jerawat? Gak lho,, nilai kita lah yang dilihat. Yap! Tapi nilai disini gak hanya menunjukan prestasi belajar, tapi lebih ke nilai kehidupan. Sangat relevan dengan syair diatas, kamu cantik dari hatimu. J
Sekarang saya tanya, lebih milih jadi orang cantik mulus super sexy tapi gak disukai orang karena sifatnya yang jutek atau jadi orang yang biasa aja tapi supel sama orang. “Aku milih cantik tapi supel”. Yayaya, semua juga pengen gitu kalii. Tapi kan kita harus mensyukuri semua karunia Allah. Dikasih wajah cantik dari oroknya ya Alhamdulillah, dikasih wajah pas-pas an juga tetap Alhamdulillah. Ya gak?
Kecantikan seseorang gak hanya dilihat dari segi fisiknya, karena walaupun muka pas-pasan tapi kalau akhlaq kita baik, orang pun akan suka sama kita. Nah, dari situlah kecantikan sejati muncul. Kalau keadaan fisik memang gak bisa kita ubah (emang udah bawaan dari oroknya) tapi masih bisa kita “jaga”. Wajah cantik mulus itu amanah, tubuh dan hidup kita pun amanah. Makanya mesti dijaga baik-baik. Cantik gak perlu menor kok, cukup seperlunya aja (tapi jangan berlebihan yaa J). Kalo mau wajahnya bening, coba deh jaga wudhunya. Secara logika kan juga bisa dinalar, wudhu itu salah satunya mengusap wajah, nah kalo wajahnya dibersihin terus kan juga jadi kinclong Ciin.. haha, selain wudhu juga bernilai ibadah tentunya.
Dan ini nih yang paling penting, Cantik itu gak harus buka-bukan lho.. Allah sendiri yang menyuruh kita untuk menutup aurat. Untuk apa sih tujuannya? Tak lain hanyalah untuk menjaga kecantikan kita. Karena sesungguhnya, kecantikan kita itu hanya “halal” untuk orang yang halal juga buat kita. Suami kita misalnya. Jangan pernah kau berbangga-bangga karena kau dianggap cantik oleh orang lain di luar sana , sementara di hadapan suamimu kau tak pernah berhias. Eh tau gak, berhias untuk suami itu ibadah lho.. hehe So, buat calon Istri atau yang udah jadi Istri, sering-seringlah menghias diri di depan suamimu ya. Rasulullah kan juga udah bersabda, “Sebaik-baik wanita adalah yang pandai menyenangkan hati suaminya”. (just share, aku juga belum ngrasain jadi istri-red)
OK Sobat, sekali lagi saya ingatkan “cantik itu relative”. Jangan pernah merasa minder dengan keadaan kita yang pas-pas an. Rasa minder itulah yang sebenarnya menghalangi kecantikan sejati kita muncul. Yang seharusnya kita bisa berprestasi, tapi diurungkan karena kita gak PeDe. Ingat juga janji Allah, “orang yang paling dekat dengan Allah adalah yang paling taqwa” bukan yang paling “cantik”. Hehehe
Ayolah, jangan biarkan pikiranmu tersendat disini. Cantik itu luas, gak hanya fisik yang dilihat. Kembangkan bakatmu dan raih prestasimu dengan tetap menjaga akhlak mu yang mulia. So, gak ada alasan lagi kan buat minder??? ^_*
semoga bermanfaat~~
-Fauziyah-

Tulisannya bagus dek :)
BalasHapusAlhamdulillah,, makasih Kak, udah mampir kesini.. semga bermanfaat yaa.. Salam kenal.. :-)
BalasHapus