Recent Posts

Senin, 23 Desember 2013

Terjaga dari Si Kantuk

Mengantuk.. ngantuuk.. tuuk.. tegluk tegluk...
Fenomena ini sudah sangat akrab dengan kehidupan para santri, terutama yang mahasiswa. Apalagi saat masih pagi-pagi buta harus ikut "ngaos". Tak jarang beberapa dari mereka ada yang tak kuasa menahan rasa kantuk yang seakan membuat mata bertambah 1kg beratnya. Walhasil, mendengarkan suara ustadznya sama halnya mendengarkan dongeng pengantar tidur. Memang tak dipungkiri, kegiatan mereka begitu padat setiap harinya. Pagi hari mereka harus berangkat kuliah, menjalankan kewajiban mereka yang lainnya. Belum juga sempat beristirahat, se-abreg kegiatan telah menanti mereka mulai dari ba'da maghrib hingga pukul 10 malam. Namun aku sangat salut pada semangat mereka untuk tetap belajar ilmu agama meski sudah duduk di bangku perkuliahan. Kebanyakan dari mereka memang sudah terbiasa mondok bertahun-tahun, bahkan ada yang sejak kelas 1 SMP sudah tinggal di pesantren. Di saat remaja seusia mereka sedang asyik latah mengikuti gaya hidup hedon dengan nongkrong disana sini dan bebas keluar malam. Tetapi di sini, semua itu hanya sebatas angan saja. Peraturan pondok mengharuskan para santriwati sudah sampai di pondok sebelum maghrib. Setelah itu, mereka tidak diizinkan untuk keluar. Hmmm,, itu juga yang sempat membuatku menyayangkan "sesuatu". Padahal konon katanya, Jogja justru sangat terkenal dengan suasana malamnya yang eksotis. Ingin sekali merasakan itu namun lagi-lagi harus kuingat niat awalku hijrah ke Kota Pelajar ini. 
Oke, kita lanjut ke topik semula tentang "mengantuk". Kali ini, aku ingin berbagi trips (trik and tips) tentang cara melawan rasa kantuk.
continue reading Terjaga dari Si Kantuk

Senin, 25 November 2013

Kisah Dua Bocah dan Dua Kantong Uang

Suatu ketika seorang Ayah tengah mewasiatkan sesuatu kepada anak-anaknya.
“Anakku, sebelum aku meninggal. Aku ingin memberi kalian sesuatu. Coba ambilkan dua buah kantong yang ada di atas lemari itu!”
Lalu si bungsu pun bergegas mengambil dua buah kantong yang dimaksud dan menyerahkan kepada ayahnya.
“Dua kantong ini untuk kalian setelah aku meninggal nanti. Di dalamnya berisi uang, satu kantong berisi uang halal dan satunya berisi uang haram.”

pic from bisniskeuangan.kompas.com
Belum sempat melanjutkan kata-katanya, lelaki itu menarik nafas panjang dan akhirnya meninggal dunia. Keesokan harinya, setelah selesai mengurusi jenazah ayahnya, si Sulung pun berinisiatif untuk membagi uang yang diberikan ayahnya. Namun dia tidak ingin uang yang dibagikan itu tercampuri dengan uang haram. Maka dari itu, untuk mengetahui yang mana uang halal dan mana yang haram, Ia melakukan sebuah eksperimen. Dipanggilnya dua anak kecil yang berbeda perangainya. Anak pertama adalah anak yang baik dan sholih, sedangkan anak kedua adalah anak yang nakal dan tidak pernah mau sholat. Ia meyakini bahwa anak kecil yang belum baligh masih terbebas dari dosa sehingga hasil eksperimen nanti lebih objektif.
continue reading Kisah Dua Bocah dan Dua Kantong Uang

Jumat, 15 November 2013

Kekuatan hati seorang wanita (Aku menemukan Khodijah lagi... hehe #GSK)



Masih berkaitan dengan tulisan sebelumnya tentang “wanita”. Berikut ini saya tuliskan beberapa kisah para wanita kuat yang dapat kita jadikan referensi untuk perbaikan diri. Dua kisah ini saya dapatkan dari Ustadzah Halimah Alaydrus saat kemarin mengisi acara peringatan hari Asyuro di MT Az-Zahra, Kota Tegal. ^_^

Adalah Ummu Sulaim, Ibunda dari sahabat Anas bin Malik. Ketika Anas masih kecil, Ummu Sulaim ditinggal meninggal oleh suaminya. Kemudian saat Nabi hijrah ke Madinah, seluruh masyarakat berlomba-lomba ingin memberikan hadiah kepada Nabi, begitu pula Ummu Sulaim. Setiap malam dia memikirkan apa yang akan dihadiahkan, menurutnya hadiah berupa harta benda itu sudah hal yang biasa. Hadiah ini untuk Sang Nabi, ia ingin memberikan sesuatu yang paling dicintainya. Maka esok harinya dia membawa serta Anas kecil menghadap Nabi. Rupanya dia sudah mengamalkan sebuah kebaikan besar sebagaimana disebutkan  dalam Alqur’an (Q.S Ali Imron:92), “Kamu tidak akan memperoleh kebajikan sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai...”. Nabi pun mencoba menge-test niatan Ummu Sulaim dengan mengatakan, “jika Anas ini kubawa perang lalu dia terbunuh bagaimana?”. Maka Ummu Sulaim dengan kuat hati menjawab, “Tafadhol yaa Rasulullah.. terserah mau kau apakan anakku ini asal dia selalu bersamamu”. Akhirnya Rosulullah memutuskan untuk menjadikan Anas bin Malik sebagai khadim rumahnya. Begitu kuatnya hati seorang Ibu yang rela memberikan anaknya untuk menjadi abdi Rosulullah. Jaman sekarang malah terkadang ketika seorang anak ingin mencari ilmu di perantauan atau di Pondok Pesantren, yang berat justru Ibunya. Mungkin kisah Ummu Sulaim ini bisa kita jadikan tauladan bagaimana harus rela hati melepaskan anak kita jika suatu saat nanti dia ingin menuntut ilmu di tempat yang jauh. (Masih lama kalii.. heuheu) Tapi memang benar, kebanyakan teman-teman saya yang ingin mondok itu sulit mendapat izin justru dari Ibunya yang merasa berat hati melepas putra/putrinya.
continue reading Kekuatan hati seorang wanita (Aku menemukan Khodijah lagi... hehe #GSK)

WANITA, Awal Sebuah Peradaban Bangsa

"Wanita racun dunia.. karena dia butakan semuaa..." 
(dipopulerkan oleh Band Changcuters)

Mungkin seperti itulah wanita di mata kebanyakan lelaki sekarang. Dia bagaikan racum yang bisa membuat hancur para lelaki. Ada benarnya juga memang, tapi tidak semuanya! Wanita juga bisa jadi madu yang manisnya tak terkalahkan oleh apapun. Dalam islam disebutkan bahwa "Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholihah". Jadi tidak semua wanita adalah racun! Ada baiknya kita lihat dulu wanita seperti apa yang bisa menjadi "madu". 


Merunut pada sejarah wanita sejak jaman pra-islam hingga sekarang, Wanita sudah sepatutnya bersyukur dengan keadaan yang seperti ini. Pada jaman jahiliyah, keberadaan wanita sangat tidak diharapkan. Bahkan tertulis dalam Alqur’an (QS. An-Nahl : 58 ) yang artinya “Padahal apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, wajahnya menjadi hitam (merah padam), dan dia sangat marah”. Begitu rendahnya derajat wanita saat itu. Hingga dikisahkan bahwa jaman dahulu saat istri mereka hendak melahirkan, dibuatlah lubang untuk tempat bersalin. Jika dilihat bayinya laki-laki maka diambillah bayi itu, sementara jika didapatinya bayi perempuan maka dipotonglah tali pusarnya dan dikubur hidup-hidup. Naudzubillah min dzalik..
continue reading WANITA, Awal Sebuah Peradaban Bangsa

Sabtu, 09 November 2013

Food or Good?

Dewasa ini kian marak program-program televisi yang menayangkan perihal masak-memasak. Mendewakan cita rasa dan tampilan dari setiap masakan. Siapa yang masakannya paling enak dan menarik, dialah pemenangnya. Namun tahukah Sobat, apa fungsi utama dari sebuah makanan? Makanan yang kita masukkan ke dalam tubuh kita akan berpengaruh besar terhadap hidup kita. Dari segi kesehatan misalnya, makanan yang dicerna oleh tubuh akan diserap sari-sari nya untuk melancarkan proses metabolisme dalam tubuh. Vitamin, mineral, karbohidrat, protein dan lemak, kesemuanya itu akan digunakan oleh tubuh kita untuk menghasilkan energi agar tubuh kita bisa tetap beraktivitas dengan baik. 
Fungsi utama dari sebuah makanan ini sekarang sudah mulai bergeser. Dengan hadirnya jenis-jenis makanan seperti fast food dan junk food menjadikan aktivitas “makan” yang terpenting adalah rasanya yang enak, tanpa memperhatikan zat gizi apa yang masuk ke dalam tubuh kita. Apalagi dengan penambahan penyedap rasa (vetsin) atau yang lebih akrab kita sebut micin yang  banyak mengandung MSG (Monosodium Glutamat). Pengalaman pribadi saya, sejak dahulu kalau memasak tidak menggunakan penyedap ini rasanya pasti kurang nendang. Padahal penyedap rasa ini tidak baik untuk tubuh jika digunakan secara berlebihan dan dalam kadar yang tidak sesuai.
continue reading Food or Good?

Selasa, 29 Oktober 2013

Inginku, Ridhoilah yaa Rabb...

Tak ingin bermuluk-muluk dengan keinginan yang menggebu-gebu. Dengan segala prestasi yang menyilaukan mata. Aku memang sudah resmi tercatat sebagai alumni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Yang kata orang kampus ini kampusnya orang-orang hebat. 23 Oktober 2013 lalu, ketika loncer dipindahkan dari kiri ke kanan, saat janji wisudawan dibacakan, maka sejak saat itulah saya mendedikasikan diri saya menjadi Abdi Negara. Itu sama sekali bukan profesi yang mudah menurut saya, tapi sungguh mulia. Kedudukan seorang abdi memang cenderung berada di bawah, namun loyalitasnya menjadikan seorang abdi menempati posisi istimewa. Menjadi abdi negara adalah tugas besar bagi saya dan kawan-kawan seangkatan. setidaknya melalui profesi inilah diri ini bisa memberikan sumbangsih untuk Negeri tercinta..

Dan...
sebelum nantinya diri ini disibukkan dengan rutinitas kerja di kantor yang akan menghabiskan separuh lebih waktu kita dalam sehari, aku ingin mencari pengalaman baru.. Mungkin beberapa teman lebih memilih aktivitasnya menunggu saat-saat penempatan dengan cara magang kerja di beberapa perusahaan swasta atau hanya sekadar menghabiskan sisa waktu di rumah. Aku bersama seorang kawanku, punya keinginan yang sama. Kami ingin menghabiskan waktu penantian ini dengan menjadi "abdi pesantren". Ya, menjadi santri adalah salah satu keinginan terbesarku sejak dulu dan baru kali ini lah aku mendapat kesempatan untuk itu. (Semoga Allah meridhoi keinginan kami.. dan semoga ke depannya, kami pun dapat ditempatkan di tempat yang kondusif untuk terus menimba ilmu dan membagikannya.. aamiin)

Setiap orang mempunyai hak untuk menentukan menjadi seperti apa dirinya ke depan, dan setiap pilihan itu ada resikonya. Selamat menjelajah! :-)
continue reading Inginku, Ridhoilah yaa Rabb...

Sabtu, 12 Oktober 2013

SEPTEMBER!! Bangkit atau tenggelam??


Bulan September lalu menjadi salah satu bulan yang berpengaruh besar dalam perjalanan hidupku. Di bulan itu, Allah mempertemukanku dengan orang-orang HEBAT. Berada di tengah mereka menjadikanku merasa sangat bodoh dan berpikir “Hey Zi, selama ini kamu ngapain??”. Entah pemikiran mereka yang terlalu tinggi atau memang pemikiranku saja yang terlalu cetek hingga rasanya sangat sulit untuk masuk ke dalam pembicaraan mereka. Sangat jelas sekali perbedaan di antara aku dan mereka. Maka timbullah rasa minder dalam diriku. Ya, jujur aku minder berada di tengah mereka.
Semua ini berawal dari hasratku mengikuti sebuah kepanitiaan besar di kampus. Maklum selama 3 tahun kuliah di kampus Ali Wardhana, bisa dibilang aku ini termasuk mahasiswi yang pasif. Selama kuliah hanya 2 kali kepanitiaan di kampus yang aku ikuti. Itu pun setelah aku sudah berhasil melepaskan terlepas dari “belenggu”. Pengalaman baru pun dimulai, menemukan komunitas baru dengan orang-orang baru yang kuharap bisa menumbuhkan semangat dan harapan baru juga untukku.
Semakin hari semakin sering aku berkumpul dan bertemu dengan mereka. Meski yang dibicarakan adalah hal yang berkaitan dengan acara kami namun sering kali ada sentilan sentilun yang rasanya pas ngena di hati. Aku anggap itu sebuah teguran untuk diriku sendiri. Disadari atau tidak, mereka telah sedikit banyak mengubah jalan berpikirku. Meski aku belum bisa menyamai mereka, setidaknya aku jadi lebih mengenali pribadi mereka
Dari mereka juga lah aku kenal dengan orang-orang inspiratif, salah satunya adalah Dr. Muhammad Nasih atau lebih akrab kami panggil Pak Nasih... 
continue reading SEPTEMBER!! Bangkit atau tenggelam??

Sabtu, 07 September 2013

Tak kan berpaling dari-Mu ~~

Kala malam bersihkan wajahnya dari bintang-bintang
dan mulai turun setetes air langit dari tubuhnya...
Tanpa sadar nikmatnya alam karena kuasa-Mu
dan takkan habis sampai di akhir waktu perjalanan ini...

Terima kasihku pada-Mu Tuhanku tak mungkin dapat terlukis oleh kata-kata
hanya Dirimu yang tau besar rasa cintaku pada-Mu..
Oh Tuhan anugerahmu tak pernah berhenti slalu datang kepadaku,
Tuhan Semesta Alam dan SATU janjiku..

Tak kan berpaling dari-Mu...*



*Lagu ini dipopulerkan oleh Rossa



continue reading Tak kan berpaling dari-Mu ~~

Maafkan aku, tak bisa menemuimu..

Sabtu, 7 September 2013
malam ini, tepat 40 hari wafatnya Magede Nur (nenekku). Dan aku masih tertahan di sini... 
sebenarnya sudah sejak keberangkatanku kala itu, aku rencanakan kepulanganku saat moment ini.. Moment dimana hampir seluruh keluarga besar berkumpul di rumah "kuno" yang menjadi saksi bisu perjalanan Almarhumah semasa hidupnya. Malam ini, tahlilan digelar di rumah itu. Bisa kubayangkan betapa ramainya suasana di sana malam ini. Orang berbondong-bondong turut mendoakan beliau. Mulai dari anak, cucu hingga buyutnya tengah berkumpul malam ini di rumah itu. Sementara aku??! Masih saja tertahan di sini..
Karena kerinduan yang sudah mencapai klimaks, aku pun menelpon ke rumah. Benar saja, Ibu bilang, "acara berjalan lancar, yang datang banyak, Alhamdulillah Cay". Aku hanya tertunduk dalam... Rasanya ingin sekali tiba-tiba menghilang dan "clink" sudah sampai di rumah. Tuhaan.. Aku rindu mereka, aku rindu keluargaku..
Gagang telpon pun dialihkan kepada Bapak. Seperti biasa yang ditanya selalu, "pripun Nok? sehat oh nggih?". Namun sebelum itu, aku sudah lebih dulu mengajukan pertanyaan itu kepada beliau. Bapak, tak habis-habisnya membuatku terharu... Saat ku utarakan keinginanku buat mondok nanti selepas wisuda, beliau justru menanggapinya dengan untaian doa untuk putrinya ini.. Rasa rindu bercampur haru tersimpan di "sini".. Ah, sudahlah..
Aku memang manusia biasa... tak berhak atas kuasa apa-apa..
meski telah berencana, tapi tetap Tuhanlah yang menentukan..
Mungkin saja Gusti Allah masih menginginkanku berlama-lama memendam rindu pada keluargaku itu..
Aku yakin, DIA telah menyiapkan waktu terbaik untuk aku berkumpul bersama mereka lagi..

Tuhanku... Jagalah keluargaku selalu.. Pandanglah kami dengan pandangan rahmatmu.. Berkahilah hidup kami.. aamiin..

Teruntuk keluarga besarku di rumah.. Maafkan aku, tak bisa menemuimu..
continue reading Maafkan aku, tak bisa menemuimu..

Jumat, 30 Agustus 2013

Pengalaman pertama itu MAHAL!!!

Well,, sobatku.. pagi ini rasanya jemariku ingin segera menari di atas papan tuts keyboard nih. Terinspirasi dari hasil blogwalking ke beberapa "rumah" orang. hahaha dan akhirnya menemukan kalimat ini:

"Menariknya sebuah blog karena intensitas update-an nya"

kalo yang ini sih pendapatku pribadi ya tapi emang bener deh. Semakin sering diupdate itu blog, semakin tertarik pula orang untuk membacanya. Ya, seenggaknya gak ngebosenin deh isinya tentang itu ituu mulu. Jadi nih ceritanya aku punya "azzam" buat sering-sering update blog. Walau isinya kebanyakan nyampah dan gak bermutu (lagian curcol mulu sih >,<) hahaha tapi gapapa lah yaa... Ini kan blog gue jadi ya terserah gue dong.. #halah nggaya pake "guegue"an padahal juga asli udik :-P

Udahan ah prolognya, mending langsung capcuss aja ke judul yang ada di atas. okey?! Let's cekidot!! :-D

continue reading Pengalaman pertama itu MAHAL!!!

Kamis, 29 Agustus 2013

Saat anganku tak seperti ingin-Nya

Kawan...
yang kau inginkan, belum tentu itu yang terbaik bagimu.. Tapi yang sekarang terjadi dan kau alami, insyaAllah itulah yg terbaik dari-Nya. Jangan menyesali masa lalu, sebab waktumu akan terbuang percuma. Hadapilah masa yg akan datang dgn penuh kesyukuran, sebab mungkin di luar sana ada banyak orang yang tak seberuntung kau. Kawan, percayalah.. Redam ego dan amarahmu, tunaikan restu orang tuamu, maka keberkahan akan kau dapatkan. Teruntuk kawanku, semoga kau membacanya :')

Mungkin Sobat sering mengalami kedilemaan seperti ini. Saat kita punya suatu keinginan namun apa yang kita inginkan itu tak bisa kesampaian. Entah karena tak sejalan dengan keinginan orang tua atau karena alasan lainnya. Tetapi ketahuilah satu hal kawan,
continue reading Saat anganku tak seperti ingin-Nya

Jumat, 16 Agustus 2013

sahabatku keluargaku :)

Sahabat dan Keluarga...
mungkin dua hal ini yang seringnya terabaikan saat ada seorang asing yang masuk dalam hidup kita dan membuai kita dengan kata "cinta"..
aku pernah mengalaminya dan CUKUP itu dijadikan pelajaran agar tak pernah terulang lagi :-)

well,, aku ingin bercerita tentang sahabat dan persahabatan yang aku miliki sekarang. Ade, Barok, Oliq, Yoga, Adi, Ulfa.. merekalah sahabatku kala SMP dan setelah 7 tahun berlalu kami masih tetap bersahabat bahkan sudah seperti keluarga. Aku bangga dan bersyukur punya sahabat seperti kalian. :')

  1. ADE, aku mengenalnya sejak kelas 7 SMP bahkan sejak masih MOS deh. Dia satu gugus denganku. Kami saling mengenal hanya sebatas teman biasa saat itu. Perkenalan kami berlanjut ketika ada seorang guru matematika, Pak Iman namanya, yang memasukkan kami dalam satu kelompok Karya Ilmiah Remaja. Dan semakin akrab karena kami satu ekstrakulikuler yaitu Pramuka atau lebih populer disebut DP (Dewan Penggalang). Aku dan Ade gak pernah satu kelas, tapi kami akrab apalagi saat aku menjabat sebagai ketua OSIS dan Ade jadi bendahara, maka otomatis intensitas pertemuan kami pun semakin sering. 
  2. BAROK, kalo sahabatku yang satu ini aku kenal sejak kelas 9 SMP. eh eh bukan ding, sejak kelas 7 juga udah tau tapi hanya sebatas nama. haha.
continue reading sahabatku keluargaku :)

Kamis, 30 Mei 2013

Belajar dari Mengajar

Pernah suatu ketika temanku bercerita padaku bahwa dia memutuskan untuk berhenti mengajar. Lalu kutanya apa sebabnya, dia pun menjawab "karena setelah dipikir-pikir waktu ku yang 1,5 jam itu gak sebanding dengan imbalannya. Aku gak rela waktuku cuma dihargai 100rb. Menurutmu gimana zi?"
Aku menghela nafas sejenak sambil memikirkan jawaban yang kira-kira bisa pas. Padahal dalam hatiku aku ingin sekali berkata padanya, "harusnya kamu bersyukur, 100rb itu trmasuk imbalan yg sangat besar kalo hanya megang anak SD. Selama ini aku mengajar hanya dibayar 60rb. Itu pun anak SMP yg notabene setingkat lebih tinggi dr SD." namun segera aku tampik jauh-jauh pikiran itu. Ah, begitu sombongnya aku.. Astaghfirullah..
continue reading Belajar dari Mengajar

Senin, 27 Mei 2013

Setianya wanita tak hanya di dunia

Suatu pagi sembari menyelesaikan setrikaan yang sudah seminggu lebih menumpuk, aku putar video ceramah nya Habib Saggaf bin Mahdi BSA (semoga Allah meridhoinya) yang bertemakan hari pembalasan. Mungkin Sobat bertanya-tanya, lalu apa hubungannya dengan wanita? Satu hal yang membuatku tertarik adalah pernyataan beliau mengenai wanita, 

"Seorang istri sholihah dapat menjadi syafaat bagi suaminya"

SUBHANALLAH,, selama ini yang aku tau hanya Nabi Muhammad saw saja yang dapat memberikan syafaat atau mungkin barangkali yang sering kita dengar, anak yang sholih juga bisa menjadi syafaat bagi orang tuanya. Nah ini, seorang istri, wanita biasa. Bagaimana bisa??

Kemudian beliau menjelaskan, bahwa seorang istri karena bakti dan cintanya yang begitu besar kepada sang suami, ia bisa menjadi syafaat bagi suaminya. Dikisahkan ada seorang wanita yang semasa hidupnya ia taat kepada Allah dan suaminya, pada hari penentuan dimana manusia tengah sibuk mengurusi amal perbuatannya. Hari dimana anak terpisah dari orang tuanya, Istri terpisah dari suaminya. maka pada hari itu,
continue reading Setianya wanita tak hanya di dunia

Jumat, 17 Mei 2013

Dia memanggilku lagi...

Malam Jumat ini aku kembali diingatkan oleh-Nya.. Berawal dari sebuah sms ajakan pamanku,
"Assalam.. Mb Uzi lg sibuk ga? nnt malam ba'da maghrib ada pengajian. kalo sempat datang ya.."
"nggih InsyaAllah uzi mriku Om",balasku.

Rumah pamanku ini gak terlalu jauh dari kosanku. Sebenarnya beliau juga bukan paman (adik ayah atau ibuku) asli sih. Beliau ini adalah teman kecilnya Ayahku, tapi masih ada hubungan kekerabatan yang meski tidak terlalu dekat. Om Narto, begitulah biasanya aku sapa..
continue reading Dia memanggilku lagi...

Rabu, 15 Mei 2013

Mini Makrab with 3A


“malam ini malam terakhir bagi kita untuk mencurahkan rasa rindu di dada...”

Eiittssss, stop stop stop! Ini apaan dah kok malah nyanyi sih?? -__-
Hehehe,, ada Sobat reader ternyata.. Memang sengaja tulisan ini saya buka dengan lirik sebuah lagu legendaris. Pastinya pada tau semua ya kaan?? Lagu ini identik dengan kata “perpisahan”. Ooowww...

Yupz, kali ini aku ingin sedikit bercerita tentang kehebohan dan kegokilan kelasku, Tiga A Pajak. Sebelumnya mari kita liat dulu wajah-wajah ceria dari teman-teman sekelasku.. taraaaaaa.... :-D

coba tebak aku yang mana?? :-D
Foto ini diambil ketika kita mau pulang dari acara Mini Makrab kemarin. Yeay! akhirnya..
continue reading Mini Makrab with 3A

Senin, 13 Mei 2013

Hidup (kita) terlalu berharga

Assalamu'alaikum Sobat semuaa... Gimana punya kabar nih??
lama banget rasanya aku berhibernasi dari blog ini. gak ada postingan sejak maret 2013 lalu.. hehehe
gak apa-apa lah yaa.. mari kita mulai menulis lagi. walau masih amatiran.. :-D

well,, di tengah-tengah waktu penantian UAS yang kedua nanti jam 14.00, aku sempatkan untuk sekadar Online Facebook. Gak sengaja aku baca postingan temenku yang berasal dari tulisan blog nya. Iseng deh aku klik dan aku baca. Hmmm,, tiba-tiba kangen banget rasanya sama blog ku. Pengen nulis lagi di situ. sekadar menggoreskan sebaris dua baris kalimat.. hehehe

Sobatku,, kali ini aku ingin berbicara tentang hidupku. *curhat lagi curhat lagi* hahaha
Bukan kok, aku hanya ingin berbagi pengalaman hidupku. Gara-garanya kemarin ada tetangga kamar yang tiba-tiba aja masuk kamar saat aku lagi asyik dengan modul "Pemeriksaan". Dia bercerita tentang masalah yang tengah membuatnya galau. Yayaya, bukannya sok bijak atau gimana tapi emang karena aku keliatannya udah terlalu "dewasa" padahal umurku aja belum genap 20 tahun. -___-
continue reading Hidup (kita) terlalu berharga

Jumat, 22 Maret 2013

Ganti nama = Move on!

hemmm... postingan yang gak jelas di blog ku ini tapi gak apa-apa lah yaa.. haha :-D

jadi ceritanya aku mau ngumumin pergantian nama ku nih (bukan nama sebenarnya). Yang pertama, nama akun twitter ku syudah berganti yang tadinya @u_zhee sekarang menjadi @zifauziyah. Pengen tau alasannya kenapa diubah?? alasan utama nya adalah biar aku gak dibilang "alay" lagi sama temen-temenku.. :-D katanya nama "u_zhee" itu terlalu alay, padahal menurutku biasa saja karena yang lebih alay banyaak.. Selain itu juga karena ada complain dari temenku yang katanya gak bisa mention gara-gara namanya susah. maka itu akhirnya kugantilah namanya dengan yang lebih "dewasa".. hihihi
dan yang kedua adalah nama alamat blog-ku ini.. yap! ini bisa dibilang sebagai pertanda bahwa aku udah move on lebih jauh yee (y). Alamat blog ku kan sebelumnya adalah "fauzifauziyah.blogspot.com" dimana nama itu aku ambil dari saripati namaku dan namanya (masih ada embel2 dia nya). maka itu sekarang lebih baik aku ganti saja dengan namaku sendiri yaitu "zifauziyah.blogspot.com". Jadi buat sobat-sobat yang mau ngepoin aku, jangan salah alamat lho yaa.. hahaha *PD jreng bgt bakal ada yg ngepoin*

yasudah deh, sekian dulu pemberitahuan dari saya.. Gak usah nagih bubur merha putih ya buat syukuran nama baru ini, karena itu terlalu MAINSTREAM.. :-P


continue reading Ganti nama = Move on!

Komwas goes to STAN

"Berkomitmen pada Solusi"

Langit pagi itu menunjukkan kemegahannya.. Sayyidul ayyam tlah tiba, Jumat 30 november 2012.
Gegap gempita langkah para mahasiswa berkalung itu pun terarah ke satu tujuan yang sama, gedung G. Ya, hari itu akan diadakan Public Hearing dengan Komite Pengawas Perpajakan atau disingkat "komwasjak". ada sekitar 500 mahasiswa berkalung warna warni itu memenuhi aula gedung G yang sudah di-set sedemikian cantiknya. Bagaimana tidak, di depan panggung utama, mengalir air dari batang bambu kecil. Gemerciknya indah..
Aku datang dengan berkalung "kuning", mengisi lembar registrasi dan mendapat nomor tempat duduk di bagian A. tepatnya A10. Letaknya di baris nomor 2 dari depan. Syukurlah, bukan yang paling depan. hehehe
di atas kursi-kursi itu sudah disediakan sekotak snack dan sebuah map berwarna biru bertuliskan "Kementerian Keuangan Republik Indonesia, KOMITE PENGAWAS PERPAJAKAN"
Map itu berisi bolpoint, pin serta notebook yang semua berlabel komwasjak dan tentunya hand out slide. Mungkin kawan-kawan semua mulai penasaran, sebenarnya Apa sih Komwasjak itu?
continue reading Komwas goes to STAN

karena pacaran itu terlalu "mainstream"

"Mbak uzi pacarnya orang mana nih?"
"hmmmmm..mmmmm..mmmm"

Pertanyaan itu mencuat beberapa bulan yang lalu. Tak lain oleh Bu dhe ku sendiri. huufft sebelumnya, izinkan saya menghembuskan nafas terlebih dahulu.. hahaha *lebay*
well, sobatku.. seperti yang udah kita ketahui di zaman yang serba "latah" dengan style western ini, pertanyaan seperti itu sangatlah WAJAR dan dianggap sudah menjadi mainstream oleh sebagian besar kalangan, termasuk para orang tua. eeiittsss, sebelumnya apaan sih "mainstream" itu? menurut kamus HP saya, "mainstream" is the chief direction or trend of a system of theories". jadi singkatnya bisa dibilang, mainstream itu yang sekarang menjadi trending topic dimana hampir setiap orang mempunyai pandangan yang sama tentang suatu hal. " Umumnya seperti ini, kalau tidak seperti ini dianggap menyimpang atau istilahnya Anti-mainstream "
continue reading karena pacaran itu terlalu "mainstream"

Minggu, 17 Februari 2013

hmmm...


"tak kusangka, aku sudah menunggumu selama 3 tahun 1 bulan 13 hari untuk bisa hidup di alam yang sama. selama itu aku hidup sendirian di dunia. kemudian aku menunggu lagi selama 17 tahun untuk bisa bertemu denganmu.."



isi sms darinya tgl 17 April 2011 pkl 17.36 WIB
kata - kata paling Lomantiiss yang selalu berhasil membuatku melting tiap kali membacanya.. entah apa kata orang, tapi aku pikir kata - kata ini lah yang akhirnya membuatku luluh. tapi kurasa ini bukan kata-kata sembarangan. hmmmm
continue reading hmmm...

Salah pengantin.. Gubrak!

taraaaaaaaaaa..... kyaa..kyaa.. "Sumpah aku malu banget".. hiks hiks
Yupz, Sahabatku, kali ini aku bakal ceritain pengalamanku pertama kali dijadikan pager ayu di acara pernikahan teman/mbak kosan. hummmm
kronologisnya kurang lebih seperti ini, pukul 06.00 WIB (pokoknya sekitaran itu deh), aku sama Diana lagi jalan-jalan menikmati udara segar desa Njajar, Bawen, Semarang. Ya, hari itu 16 Februari 2013 adalah hari resepsinya Mbak kosan kita, kami serombongan udah ada disana sejak kemarin jumat (15/02). Aku yang saat itu gak bawa HP tenang-tenangan aja ngobrol sama Diana di emperan Indomaret depan Pabrik Coca Cola.. *maklum gada tempat jalan-jalan yang lain deket situ :-D* Tiba-tiba HP Diana berbunyi, ada panggilan masuk dari Mbak Yayan, 
"Di, kamu lg sama uzi? cepetan balik ke rumah ya, ditunggu Dian 10 menit lagi harus udah sampe!"
Diana dengan sigap langsung jalan sementara aku ngikut di belakangnya. 
continue reading Salah pengantin.. Gubrak!

Rabu, 13 Februari 2013

Indonesian Tax Festival 2013



Ayo ayo bagi kalian yang peduli sama negara, peduli sama pajak. mari tunjukkan eksistensimu dalam event nasional ini.. ayo ramaikan event ini.. daftarkan universitasmu segera. pendaftaran Indonesian Funtaxtic maksimal 1 maret 2013, Poster competition sampe 14 April 2013. Ayo buruaan...!! 
supported by Ditjen Pajak RI lhooo :-)
selengkapnya visit us di sini or follow twitternya @ITF2013 dan jangan lupa like fanpage nya juga yaa.. bakal ada info terupdate dari kami.. 
continue reading Indonesian Tax Festival 2013

Selasa, 12 Februari 2013

PAS7, Sulut Semangat Anak Panti


berbagi keceriaan bersama mereka :)
persiapan keberangkatan dari rumahku :D
Well, Sahabatku. kali ini aku akan bercerita tentang kegiatanku selama liburan semester lalu. Ada beberapa agenda yang aku rencanakan untuk 2 minggu masa liburanku itu. meski tergolong singkat tapi Alhamdulillah semua bisa terlaksana dengan baik. Agenda utamaku liburan kemarin, selain ngikut majelis disana sini (mumpung bulan maulid, hehe), adalah kegiatan bersama Sobat2ku di PAS7. Oh iya, mungkin kalian masih bingung tentang PAS7 ya? makanan apasih itu? hehehe tenang aja. nanti aku buatkan tulisan khusus tentang segerombolan sahabatku itu.. :-D
Sebelum agenda itu terlaksana, sebelumnya beberapa panitia sibuk mencari bantuan donasi dan sponsorship demi mensukseskan acara Baksos dan AMT tersebut. Kalian pasti tau kan AMT itu apa? Yap! Achievement Motivation Training. PAS7 berencana mengadakan acara tersebut di Panti Asuhan sekitar kami yaitu YAMMBA (Yayasan Muhammad Makki Banten). 

continue reading PAS7, Sulut Semangat Anak Panti

Kamis, 07 Februari 2013

bukan logis, tapi berakal

Cinta...
bagiku adalah anugerah, yang wajib kita syukuri
bagiku sebuah fitrah, yang tak bisa dipungkiri

Cinta...
datangnya bukan karena paksaan
perginya pun tak bisa diperkirakan

Cinta...
tak ada seorangpun yang bisa melawan kedatangannya
tak ada seorangpun yang bisa menghadang kepergiannya

tapi benarkah, sejatinya cinta bisa pergi dan hilang???
yang kutau, cinta tetap ada..
bukan, bukan hanya karena sebuah status
tapi karena cinta, letaknya di sini..
continue reading bukan logis, tapi berakal
Agustina Fauziyah. Diberdayakan oleh Blogger.