Recent Posts

Kamis, 20 Februari 2014

Jumat, 14 Februari 2014

Kemelut Gunung Kelud, Mungkinkah Tuhan Hendak Sembuhkan Kita?

Suasana pagi hari ini dikejutkan dengan berita meletusnya Gunung Kelud di Jawa Timur. Menurut berita yang beredar, Gunung Kelud mengalami erupsi puncaknya pada pukul 22.50 WIB (13/02/2014) yang sebelumnya dinyatakan berada dalam status “Awas” pada pukul 22.15 WIB.  Aktivitas gunung ini memang tergolong sangat cepat sehingga tanpa berita yang menghebohkan sebelumnya, tiba-tiba sudah meletus saja. Menurut pengakuan dari seorang kawan saya di Tegal, suara dentumannya terdengar sampai sana. Padahal jika dilihat dari jaraknya dengan posisi Gunung Kelud, Tegal masih tergolong sangat jauh. Ini menandakan betapa dahsyatnya letusan semalam. Allahu Akbar!

atap rumah terselimuti abu vulkanik
(Krapyak, 14/02/2014 06.05 a.m)
Sementara itu, saya yang berada di Jogjakarta, menerima kiriman hujan abunya. Sedari dini hari tadi, hujan abu turun dengan derasnya. Sampai terdengar pengumuman dari pengeras suara masjid setempat bahwa warga diimbau untuk tidak keluar rumah kecuali jika memang sangat mendesak. Hmmm,, baru sekali ini saya merasakan hujan abu seperti ini. Semalam ketika hendak beranjak tidur, sekitar jam 12 malam lewat, saya sempatkan diri membuka facebook dan langsung disuguhi berita tentang Gunung Kelud ini. Di Timeline Twitter pun sudah ramai membicarakannya. Seketika itu saya membayangkan, tengah malam dalam keadaan gelap gulita –karena listrik disana padam- mendengar dentuman-dentuman yang sewaktu-waktu bisa saja mengancam. Masya Allah,
continue reading Kemelut Gunung Kelud, Mungkinkah Tuhan Hendak Sembuhkan Kita?

Kamis, 06 Februari 2014

Aku Tak Pernah Menyangka


Aku tak pernah menyangka
Saat diri dirundung duka
Tuhan hadir hapuskan lara
Meski aku jatuh dan hilang rupa
Namun Dia tetap setia

Aku tak pernah menyangka
Ketenangan yang aku minta
Tuhan balas curahan nikmat tiada tara
Berbalut malu sekujur jiwa raga
Aku merangkak menuju pada-Nya

Aku tak pernah menyangka
Baru sejengkal saja aku mendekat
Tuhan justru merangkulku tanpa sekat
Seakan tak ada salah yang kuperbuat
Padahal dosa-dosa ini kian memekat

Aku tak pernah menyangka
Kesedihan yang aku rasa
Tuhan gantikan dengan Bahagia
Dia lah penawar batin yang tengah tersiksa
Hingga aku lupa bagaimana rasanya luka

Sungguh aku tak menyangka
Janji itu benar adanya
Dia tak pernah pergi walau sekejap mata
Masih setia menanti kedatangan para hamba

Wahai Tuhan,
Aku enggan mengakhiri kemesraan
Sudah cukup Kau selalu menguatkan
Entah sampai kapan aku merasa nyaman
Yang kumau Kau tak pernah tergantikan

Pesarean, 6 Februari 2014
Bersama rintik hujan,
(Fauziyah)



continue reading Aku Tak Pernah Menyangka
Agustina Fauziyah. Diberdayakan oleh Blogger.