Aku tak
pernah menyangka
Saat diri
dirundung duka
Tuhan hadir
hapuskan lara
Meski aku jatuh
dan hilang rupa
Namun Dia
tetap setia
Aku tak
pernah menyangka
Ketenangan yang
aku minta
Tuhan balas curahan
nikmat tiada tara
Berbalut
malu sekujur jiwa raga
Aku
merangkak menuju pada-Nya
Aku tak
pernah menyangka
Baru sejengkal
saja aku mendekat
Tuhan justru
merangkulku tanpa sekat
Seakan tak ada
salah yang kuperbuat
Padahal dosa-dosa
ini kian memekat
Aku tak
pernah menyangka
Kesedihan yang
aku rasa
Tuhan
gantikan dengan Bahagia
Dia lah
penawar batin yang tengah tersiksa
Hingga aku
lupa bagaimana rasanya luka
Sungguh aku
tak menyangka
Janji itu
benar adanya
Dia tak
pernah pergi walau sekejap mata
Masih setia menanti
kedatangan para hamba
Wahai Tuhan,
Aku enggan
mengakhiri kemesraan
Sudah cukup
Kau selalu menguatkan
Entah sampai
kapan aku merasa nyaman
Yang kumau
Kau tak pernah tergantikan
Pesarean, 6
Februari 2014
Bersama rintik
hujan,
(Fauziyah)
continue reading Aku Tak Pernah Menyangka