Recent Posts

Jumat, 22 Maret 2013

karena pacaran itu terlalu "mainstream"

"Mbak uzi pacarnya orang mana nih?"
"hmmmmm..mmmmm..mmmm"

Pertanyaan itu mencuat beberapa bulan yang lalu. Tak lain oleh Bu dhe ku sendiri. huufft sebelumnya, izinkan saya menghembuskan nafas terlebih dahulu.. hahaha *lebay*
well, sobatku.. seperti yang udah kita ketahui di zaman yang serba "latah" dengan style western ini, pertanyaan seperti itu sangatlah WAJAR dan dianggap sudah menjadi mainstream oleh sebagian besar kalangan, termasuk para orang tua. eeiittsss, sebelumnya apaan sih "mainstream" itu? menurut kamus HP saya, "mainstream" is the chief direction or trend of a system of theories". jadi singkatnya bisa dibilang, mainstream itu yang sekarang menjadi trending topic dimana hampir setiap orang mempunyai pandangan yang sama tentang suatu hal. " Umumnya seperti ini, kalau tidak seperti ini dianggap menyimpang atau istilahnya Anti-mainstream "
oke, berbicara tentang pacaran. menurut saya, aktivitas ini sudah menjadi hal yang wajar dilakukan oleh para remaja kita. Justru kalau mereka tidak punya pacar, dianggap gak gaul atau apalah. Status pun sudah menjadi indikator utama keberhasilan seseorang dalam hal "asmara" nya. Bahkan sering pula, gonta ganti pacar bisa jadi seperti gonta ganti pakaian. paginya udahan, malam hari udah gandeng yang baru. hmmm,, semua sudah jadi bahan permainan. Bahkan "hati" seseorang. Atau mungkin beda lagi ceritanya kalau mereka menjalaninya tanpa hati.. hehe,, Kebanyakan orang juga turut membanggakan dirinya jika dia sudah punya pacar. Sekadar pasang status "in relationship" di FB atau bahkan yang lebih.
Saya jadi ingat kisah teman FB saya. Suatu hari dia pasang status begini, "Jomblo? gak masalah.. palingan 2 hari lagi gw juga udah dapat yang baru" dan apa yang terjadi sodara-sodara? ternyata benar, selang beberapa hari kemudian dia langsung pasang status "in relationship with..." Dalam hati saya cuma keheranan, semudah itukah berpaling? ckckck *gelenggeleng*
Lalu bagaimana dengan nasib para Jomblowan/wati??
sebenarnya agak miris memang melihat fenomena yang terjadi sekarang ini. Mayoritas orang menganggap remeh status sebagai Jomblo. Bagi mereka, menjadi jomblo adalah suatu aib yang memalukan. Mereka menganggap para jomblo ini telah gagal dalam urusan "asmara". Padahal sebenarnya TIDAK!!! Bagi saya pribadi, menjadi jomblo adalah PILIHAN, bukan sesuatu yang terpaksa dijalani karena alasan "gak laku" dsb. Mungkin Sobat juga sering membaca di TL twitter atau FB. Bagaimana para Jomblowers ini terkesan dibully setiap malam minggu tiba. Hmmmm... well, inilah yang sudah menjadi mainstream kebanyakan orang. -___-
Trus apa yang bisa saya lakukan? Pengennya sih kayak para superhero yang beraksi untuk menyelamatkan dunia, tapi itu juga terlalu lebay. haha.. Gak segitunya kok.. Saya hanya ingin menjalani apa yang saya yakini. Jadi Jomblo?? gak masalah kok.. asal jangan seumur hidup aja.. :-D
Setiap orang mempunyai masa nya masing-masing.. Jomblo itu pilihan kita! bukan karena gak laku, tapi justru karena kita sedang berhati-hati dalam menata masa depan. Apakah orang-orang itu bakalan selamanya "pacaran"? tentunya enggak kan.. mereka juga butuh pasangan hidup yang sejati. bukan hanya untuk memamerkan status.. Jadi, jangan pernah merasa minder menjadi Jomblo.. Percayalah, Tuhan akan mempertemukan kita dengan orang yang pantas untuk bersanding dengan kita, jika kita mau terus memantaskan diri di hadapan-Nya. Karena pacaran itu terlalu "mainstream" dan ikan salmon itu mahal karena dia bergerak melawan arus. Sesekali jadilah orang yang melawan arus.. ^_^ *endingnya agak gak nyambung biarin lah, hahaa*

sekian dulu..
semoga bermanfaat..
selamat bermalam jumat.. ~~~

4 komentar:

  1. hehehe maturnuwun mas :)
    masih amatiran.. =,=

    BalasHapus
  2. kberhasilan asmara adalah mnemukan psangan yg sejati..suka duka dijalani brsama tanpa keluh kesah..untuk mnjadi klg sakinah,mawadah,warahmah

    BalasHapus
  3. siipp.. betul itu.. cuma yg jadi pertanyaan nya adalah "dengan cara seperti apakah kita akan menemukannya?"
    that's our choice :-)

    BalasHapus

terimakasih telah berkenan membaca.. monggo dikoment.. :-)

Agustina Fauziyah. Diberdayakan oleh Blogger.