Recent Posts

Rabu, 04 Juli 2012

11 wasiat untuk wanita

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa pada suatu hari Rasulullah datang ke rumah Fatimah Az-Zahra. Beliau mendapati putrinya sedang menumbuk gandung sambil berlinang air mata. Rasulullah pun bertanya kepadanya, “Apa yang membuatmu menangis ,wahai putriku?”. Fatimah menjawab, “Wahai Ayahku, aku menangis karena batu gilingan ini dan kesibukanku kerja rumah”. Rasulullah pun menghampiri putrinya, lalu Fatimah melanjutkan perkataannya, “Wahai Ayah, dari keutamaanmu semoga engkau berkenan menyuruh Ali untuk mencarikan pembantu untukku agar meringankan bebanku mengurus pekerjaan rumah”. Singkat cerita Nabi pun berkata kepada putrinya, “Wahai Fatimah, andaikata Allah menghendaki , maka batu itu pasti akan menggiling gandum dengan sendirinya, tetapi Allah menetapkan amal kebaikanmu terhadapnya, menutup kejelekanmu dan meninggikan derajatmu”. Lebih lanjut Beliau memberikan wasiat kepada Fatimah : 

1. Wahai Fatimah, setiap biji gandum yang ditumbuk oleh seorang wanita untuk suami dan anak-anaknya, pasti akan dicatat Allah sebagai kebaikan, dilebur dosa-dosanya dan dinaikkan derajat wanita itu.
2. Wahai Fatimah, wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suaminya, niscaya Allah menjadikan antara dirinya dan neraka tujuh parit sebagai penghalangnya.
3.       Wahai Fatimah, wanita mana pun yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan mencucikan pakaiannya, pasti Allah menetapkan pahala baginya seperti pahala member makan 1000 orang yang kelaparan dan member pakaian 1000 orang yang telanjang.
4.       Wahai Fatimah, siapapun wanita yang tidak membantu kebutuhan tetangganya, niscaya Allah menghalanginya dari minuman telaga kautsar pada hari kiamat.
5.       Wahai Fatimah, yang paling utama dari semua keutamaan yang disebutkan di atas adalah keridhoan suami terhadap istrinya. Andaikata suamimu tidak ridha kepadamu, maka aku tidak akan mendoakanmu. Ketahuilah wahai Fatimah, ridho suamimu adalah ridho Allah dan kemurkaan suamimu adalah kemurkaan Allah.
6.       Wahai Fatimah, apabila seorangwanita mengandung anaknya, maka para malaikat memohonkan ampun baginya pahala dan Allah memberikan baginya 1000 kebaikan setiap hari, melebur 1000 kejelekannya dan ketika wanita itu terasa sakit akan melahirkan maka Allah menetapkan pahala baginya seperti pahala para pejuang di jalan Allah. Jika ia melahirkan bayinya, maka dosa-dosanya diampuni seperti ketika dilahirkan ibunya.
7.       Wahai Fatimah, siapapun wanita yang melayani suaminya dengan niat tulus, niscaya hilang dosa-dosanya seperti saat ia dilahirkan oleh ibunya. Saat keluar dari dunia (mati), dia tidak membawa dosa apapun, di kuburnya dia akan mendapati taman surge, Allah memberikan padahnya 1000 pahala ibadah haji dan umroh dan 1000 malaikat memohonkan ampunan untuknya sampai hari kiamat.
8.       Wahai Fatimah, wanita manapun yang berkhidmat melayani suaminya sehari semalam dengan rasa senang dan ikhlas serta dengan niat benar, maka Allah mengampuni dosanya dan mengenakan pakaian padanya di hari kiamat berupa pakaian hijau dan mencatat baginya setiap rambut pada tubuhnya 1000 kebaikan dna Allah memberikan padanya pahala 1000 ibadah haji dan umroh.
9.       Wahai Fatimah, siapa saja waita yang senyum di hadapan suaminya, niscaya Allah akan memandangnya dengan pandangan kasih sayang.
10.   Wahai Fatimah, jika seorang wanita membentangkan alas tidur untuk suaminya, maka malaikat yang dilangit menyeru wanita itu untuk menghadapi pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosanya yang lampau dan mendatang.
11.   Wahai Fatimah, wanita yang meminyaki kepala dan jenggot suaminya serta mencukur kumis dan memotongkan kukunya, niscaya Allah memberikan minuman kepadanya dari arak yang masih disegel yang diambil dari sungai-sungia surge. Allah mempermudah sakaratul mautnya, Allah menjadikan kuburnya bagian dari taman surga dan Allah menetapkannya bebas dari adzab neraka serta dapat melintasi Shiratal mustaqim.

Subhanallah… begitu banyak kenikmatan dan balasan bagi istri yang taat pada suaminya. Karena seperti sabda Rasulullah saw, “jika diperbolehkan seorang hamba menyembah kepada makhluk, maka akan aku perintahkan seorang istri sujud pada suaminya”. Begitu dianjurkannya seorang istri untuk berbakti kepada suaminya. Itulah kunci surge seorang wanita. Wanita diuji kesholehannya saat Ia sudah menjadi seorang Istri. Mari saling berbenah untuk menjadi istri / suami yang baik.. ^_^

*dinukil dari terjemahan kitab Uqudullujain

2 komentar:

  1. Salam,
    Nemu juga blognya Uzi :)
    Banyak2 nulis tema gini dong *eh. Haha
    Keep blogging :)

    BalasHapus
  2. waahh... mba wahyuu.... kangeenn... :-(
    insyaAllah,, masih banyak mba bahan tulisannya cuma blm smpet dipost aja.. hhe, oleh2 dari majelis nisa tiap ahad.. :-)
    gimana kabarnya mba?

    BalasHapus

terimakasih telah berkenan membaca.. monggo dikoment.. :-)

Agustina Fauziyah. Diberdayakan oleh Blogger.