Ibarat sedang mengikuti ujian wawancara yang nomor urut panggilannya dirahasiakan. Mestinya kita harus siap kalau sewaktu-waktu dipanggil masuk dan diwawancarai.
Bagaimana perasaanmu melihat teman-temanmu sudah dapat giliran? Deg-degan? Iya.
Bagaimana jadinya bila saat dipanggil, ternyata kita masih asyik bermain Pokemon atau menikmati lezatnya sepotong Pizza? Gelagapan? Tentu.
Hidup juga sejatinya demikian. Dunia adalah ruang tunggunya. Tapi wawancara kali ini bahan materinya lebih kompleks. Pertanyaannya lebih sulit. Pewawancaranya adalah Dzat yg Maha Agung kewibawaannya. Paling galak murkanya. Namun juga paling lembut kasihnya. Tidak semua lulus wawancara tanpa dimarahi dulu. Yang paling beruntung adalah mereka yg berhasil menjawab pertanyaan dengan selamat. Keluar ruangan dengan wajah sumringah sebab tak dimarahi. Nah, bagaimana dengan kita?
Recent Posts
Kamis, 25 Agustus 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Agustina Fauziyah. Diberdayakan oleh Blogger.
0 komentar:
Posting Komentar
terimakasih telah berkenan membaca.. monggo dikoment.. :-)