Aku pernah menanam mimpi, menyemainya dengan pupuk keyakinan. Padamu, aku pernah pula menceritakannya. Aku tak pernah tahu akankah nanti mimpi ini bisa terwujud atau tidak. Yang aku tahu, kini dan nanti aku akan terus menyemainya. Takkan kubiarkan ia layu sebelum berkembang. Namun.. Jika pada akhirnya diri ini tak diperkenankan untuk sampai pada masanya mekar. Bila ternyata usiaku tak sepanjang usia mimpi itu. Aku berharap kau mau melanjutkan tugasku untuk menyemainya. Semoga~
Recent Posts
Rabu, 24 Agustus 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Agustina Fauziyah. Diberdayakan oleh Blogger.
0 komentar:
Posting Komentar
terimakasih telah berkenan membaca.. monggo dikoment.. :-)